Kunci Kesuksesan Mencapai Target Sukses Perusahaan

Setiap orang maupun kelompok pasti memiliki suatu tujuan untuk dicapai. Begitu pula dengan perusahaan Anda. Setiap perusahan pasti memiliki target yang harus dicapai. Menurut Mario Teguh, target diperlukan sebagai indikator dari sebuah keberhasilan. Namun sebenarnya bukan hanya itu, ini diperlukan untuk memunculkan kesungguhan dalam bekerja. 

Tentu Anda sebagai karyawan perusahaan harus ikut bekerja untuk memenuhi target yang telah ditentutkan. Pak Mario mengatakan ada hal yang disayangkan, yaitu sering kali karyawan rajin namun tidak ada kesungguhan. Cobalah liat, teman-teman dari marketing dan sales selalu berusaha mati-matian untuk mencapai target. Sedangkan teman-teman di HRD atau akuntan, mereka tidak ada target sehingga berpeluang menemukan kekurangan hidup.

Untuk menjadikan perusahaan lebih sukses tentu setiap bagian harus berkoordinasi atas pencapaian yang dilakukan. Jadi pihak marketing berusaha memaksimalkan pendapatan sedangkan bagian operasi seperti HRD, produksi, dan lainnya harus meminimalkan pengeluaran. Tentu dengan begitu anggaran perusahaan semakin sehat.

Konsep tersebut disebut dengan “min-max” oleh Mario Teguh. Sehingga bukan hanya pihak marketing saja yang menjadi poros, tetapi setiap bagian telah mendapatkan tugas tersendiri untuk menimalkan pengeluaran. Misal bagian produksi berusaha tidak menghasilkan cacat.  Hal tersebut tentu akan menyolidkan perusahaan sendiri.

Pada saat itu juga Pak Mario langsung ditanya tentang bagaimana reward dari teman-teman di bagian operasional. Sedangkan biasanya hanya dari marketing saja yang mendapatkan bonus karena mudah dalam menghitung. Pak Mario menjawab bahwa bagian operasional juga harus mendapatkan bonus sebab penghematan yang dilakukan. Jadi kali ini tinggal bagaimana pihak perusahaan memperlakukannya demi kesuksesan.

Contoh yang bisa menginspirasi adalah pelayan hotel di suatu kota. Pada suatu malam Pak Mario makan di sana sampai setengah jam 12 malam. Saat pergi ke toilet lalu mencuci tangan, ada seorang pelayan yang berdiri dan tersenyum sambil melipat handuk. Pak Mario pun tahu, nantinya itu handuk untuk dia. Setelah selesai mencuci tangan benar saja, pelayan memberikan handuk itu kepada pak Mario. Kemudian pak Mario bertanya tentang mengapa ia masih di sini tengah malam padahal tidak ada yang tahu jika ia pergi.

Dengan tegas dan keluwesannya ia menjawab bahwa hal tersebut dilakukanya untuk menjaga kualitas pelayan dari perusahaan. Dia juga menjelaskan bahwa semua bagian mendapatkan bonus apabila perusahan mengalami keuntungan. Maka sudah tidak ada pembeda lagi sebenarnya antara marketing dan bagian operasional. Hal yang terpenting adalah kesuksesan perusahaan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>