Tips Membentuk Keikhlasan Ala Mario Teguh Golden Ways

Hal yang paling mudah di dunia ini adalah menasihati orang lain. Anda juga merasakannya bukan? Menasihati orang lain kini menjadi kebiasaan setiap orang. Namun apakah Anda bisa mengaplikasikan nasihat yang diberikan kepada orang tersebut. Diketahui hanya sebagian kecil dari orang yang memberi nasihat berdasarkan pengalamannya.

Percayalah cepat atau lambat Anda akan menemukan kejadian dalam hidup yang berkesesuaian terhadap nasihat tersebut. Inti dari semua nasihat dalam menghadapi masalah atau persoalan hidup adalah bersabar. Bersabar itulah yang juga akan Anda hadapi. Ini dikarenakan Tuhan begitu menyayangi umatnya. Sehingga Tuhan akan memberikan pengalaman yang belum pernah dirasakan hambanya.

Dari pengalaman yang dilalui nantinya, kita sebagai manusia dapat lebih memahami hidup. Kita pun akan tumbuh dan menghindari kesalahan yang sama. Dengan begitu kita bisa menjadi manusia yang lebih berkualitas dari hari ke hari. Oleh karena itu, nikmatilah proses yang ada dalam hidup. Diri pun akan bangkit sebagai pribadi yang positif.

Setiap orang sebenarnya berpeluang menjadi sosok yang baik. Semuanya dirubah oleh lingkungan yang kurang baik. Pada lingkungan terdapat 2 cermin, yaitu cermin baik dan cermin buruk. Sebaik apapun Anda menjalani hidup, cermin buruk tidaklah pernah bisa hilang.

Cermin buruk akan selalu memberikan pantulan yang bengkok. Contoh dari cermin tersebut adalah orang yang tidak menyukai Anda. Mereka yang tidak menyukai Anda selalu melihat dari sudut pandang yang buruk. Sehingga sangat penting bagi Anda untuk memilih lingkungan yang baik. Untuk mendapatkan lingkungan yang baik, gunakanlah hati Anda.

Hati adalah ruang yang besar dan tidak mungkin ada 2 benda yang mendominasi di dalamnya. Sekarang juga, putuskan kebaikan atau kejahatan yang mengisi ruang hati Anda. Hanya dari hati yang baiklah, penampilan terbaik akan lahir. Dengan hati pulalah Tuhan berkomunikasi terhadap hambanya.

Jadi gunakanlah hati Anda dalam mengambil keputusan. Tidak ada salahnya menggunakan hati, karena logika hanya terbatas dengan pengetahuan yang dimiliki. Sedangkan hati mengambil keputusan dengan merasakan dan berbagai pertimbangan tanpa batas. Latihlah diri Anda, hati akan lebih peka dengan ikhlas yang memenuhinya. Gunakanlah keihklasan sebagai dasar kerja Anda dan pantang menyerah sebagai kepasrahan Anda.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>