Tips Memilih Jodoh ala MGTW – Rangkuman salah satu episode Mario Teguh Super Show

 

Mencari jodoh bukanlah hal yang enteng untuk dilakukan. Jodoh merupakan dambaan hati yang akan menemani sisa hidup Anda. Tentunya setiap orang yang menjalani hubungan serius dan menjadikan pernikahan adalah akhir dari perjalanan cintanya tidak meninginkan perpisahan ditengah jalan alias perceraian.

Tak jarang dari Anda bergonta-ganti pasangan sebelum akhirnya memutuskan memilih pasangan untuk menikah. Hal ini dilakukan dengan alasan memilih yang paling tepat. Meskipun jodoh sudah ada yang mengatur, namun tak selayaknya Anda hanya menunggu tanpa usaha. Karena jodoh perlu dijemput, atau bahkan perlu dikejar.

Ketika mencari jodoh, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan. Pada masa pencarian jodoh, pastikan bersama pasangan, Anda dapat melakukan empat, yaitu saling meninggikan, saling membesarkan, saling memuliakan, serta saling menguaktan. Keempatnya akan menuntun Anda kejodoh yang baik dan berada dijalan yang lurus. Namun bila pasangan Anda saat ini jauh dari keempat hal tersebut, segeralah untuk meninggalkannya. Meninggalkan sebagai pasangan namun tetap bisa menjalin tali persahabatan. Orang yang jauh dari keempat hal tersebut, akan tidak baik dijadikan sebagai pasangan Anda.

Peribahasa cinta mengatakan, jodoh itu ditangan Tuhan namun manusia wajib menjemputnya. Didalam kata tersebjt terkandung makna yang sangat dalam. Seperti contohnya ketika Anda menemukan pasangan yang mampu berinteraksi baik dengan Anda, dirinya sendiri maupun orang lain, membuat Anda menjadi pribadi yang lebih hebat, mampu membuat Anda bersemangat mengembangkan skill terpendam, dan pasangan Anda merasakan hal yang sama segeralah untuk lanjut kejenjang pernikahan. Jangan sia-siakan orang tersebut karena mampu membuat hidup Anda lebih baik.

Pada sebuah hadist, Mario Teguh membacakan bahwa “Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu:karena hartanya, karena keturunanya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi, pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat.” (H.R Bukhari dan Muslim).

Bila diantara Anda masih berada dalam fase larut di kesedihan karena putus cinta segeralah bangkit dan cari yang lebih tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>